Gejala Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2

Gejala Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 – Salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang ialah penyakit diabetes melitus atau lebih dikenal dengan sebutan kencing manis. Di mana penyakit ini merupakan penyakit yang sulit untuk disembuhkan dengan total, namun meskipun begitu bagi penderita diabetes tetap mampu mengontrolnya dengan berbagai macam cara yang telah disarankan oleh pihak medis. Penyakit diabetes melitus pada umumnya terbagi menjadi dua jenis, yakni diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2. Di Indonesia sendiri sebagian besar penderita mengalami diabetes melitus tipe 2. Diabetes tipe 2 ini disebabkan oleh kurang pekanya tubuh terhadap insulin, ataupun insulin yang diproduksi mengalami penurunan sehingga kadar gula darah menjadi tidak terkontrol. Kenali gejala-gejala dari penyakit kencing manis tipe 2 berikut ini.

Gejala Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 memiliki gejala yang hampir sama dengan diabetes melitus tipe 1, diantaranya:

Buang air kecil melebihi orang normal (sering) terutama pada saat malam hari

Sering merasakan kelelahan, meskipun melakukan aktivitas yang tidak begitu berat

Merasakan haus yang cukup sering

Terjadi penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Massa otot menjadi berkurang

baca juga : Cara Menggemukan Badan Dengan Sehat Dan Aman

Apabila ada orang terdekat anda yang mengalami gejala di atas, segeralah konsultasikan pada dokter ataupun ahli kesehatan lainnya. Agar segera mendapatkan penanganan yang lebih lanjut. Karena apabila dibiarkan dapat membahayakan, kondisi tubuhnya akan semakin melemah, dan penyakit tersebut akan semakin sulit untuk disembuhkan. Dan akan terjadi komplikasi akibat kadar gula dalam darah semakin meningkat yakni, dapat memicu kerusakan pada pembuluh darah, kemudian kerusakan jaringan saraf dan juga mengakibatkan fungsi organ tubuh lainnya terganggu.

Penderita dengan diabetes tipe dua sebaiknya melakukan berbagai hal yang dapat mengontrol kadar gula dalam darah agar tidak terjadi peningkatan yang lebih. Dengan mengikuti anjuran dokter, kemudian melakukan pengobatan, dan menerapkan langkah-langkah berikut:

Atur pola makan yang seimbang

Mengubah gaya hidup

Rutin dalam mengikuti olahraga ataupun senam

Konsumsi beberapa bahan makanan yang mengandung berbagai nutrisi yang mampu mengendalikan kadar gula darah